Selaras Kurikulum Merdeka

Pendamping belajar yang
menemani, bukan menghakimi.

Satu ruang untuk bertanya pelajaran, berlatih try-out, menata pikiran, dan menemukan arah karier. Ditenagai AI, dirancang untuk siswa SMA Indonesia.

Masuk ke ruang belajar

Tidak ada menu yang harus dihafal. Siswa cukup menulis — Gladys mengenali maksudnya dan berganti peran.

Tutor yang menjelaskan, bukan menjawabkan.

Konsep diurai langkah demi langkah dengan metode Sokratik, ditautkan ke Capaian Pembelajaran. Diagram muncul saat membantu, bukan sebagai hiasan.

Sahabat untuk hari yang berat.

Ruang bercerita tanpa dihakimi, dengan prinsip CBT. Saat ada tanda bahaya, Gladys menampilkan jalur bantuan nyata dan mengirim sinyal anonim ke guru BK — isi curhat tidak pernah dibuka.

Try-out yang membaca lebih dari sekadar benar-salah.

Soal menyesuaikan kemampuan secara langsung. Keraguan, ganti jawaban, dan pola panik terdeteksi — lalu dijawab dengan jeda relaksasi, bukan penalti.

Kompas arah jurusan dan karier.

Minat dan kekuatan dipetakan dari percakapan dan riwayat belajar yang sebenarnya, bukan dari satu kuis sekali jalan.

Dirancang dengan amanah.

Data siswa adalah amanah: percakapan pribadi tidak pernah ditampilkan ke siapa pun, sinyal kesejahteraan dianonimkan, dan sekolah hanya melihat agregat per kelas. Gladys bukan pengganti psikolog, dan tidak berpura-pura menjadi itu.

Untuk sekolah & dinas

Dashboard intelijen menampilkan topik yang paling sering membuat siswa tersangkut, peta asal pertanyaan per provinsi, dan sinyal kesejahteraan kolektif — bahan nyata untuk kebijakan dan pelatihan guru.

Buka dashboard sekolah →